By P Web Design Company


Ir. I Putu Astawa, MMA
(Ketua Bappeda)



Ir. Jayadi Jaya, M.Si (Sekretaris)

April 2014
SMTWTFS
12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930

 


DRAFT RANCANGAN AWAL RPJMD
PROVINSI BALI TAHUN 2013-2018. Klik
disini


VISI Bappeda Provinsi Bali

Dengan mempertimbangkan potensi, kondisi, permasalahan, tantangan dan peluang yang ada, serta mempertimbangkan kearifan lokal yang hidup dalam masyarakat Bali maka Visi yang hendak dicapai dalam periode Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi Bali adalah ”Terwujudnya Bali yang Maju, Aman, Damai dan Sejahtera”. Dengan memperhatikan Visi tersebut serta memperhatikan perubahan paradigma dan kondisi yang akan dihadapi pada masa yang akan datang, diharapkan Bali tetap eksis dalam menghadapi gempuran pengaruh global sebagai akibat dari perkembangan pariwisata di Bali.
Penjabaran makna dari Visi tersebut adalah seperti diuraikan dibawah ini.

Bali Maju adalah Bali yang dinamis, Bali yang terus bergerak menurut dinamika pergerakan dan perkembangan dunia. Bali yang senantiasa bergerak dan maju dengan tetap menjunjung kesucian dan keiklasan demi tegaknya dharma. Bali yang maju adalah Bali yang harus tetap “metaksu” yang senantiasa meningkatkan kualitas dirinya sebagai daerah tujuan wisata yang handal, berkharisma dan religius. Bali yang maju adalah Bali yang modern menurut ukuran dan tuntutan nilai-nilai universal yang tidak menyimpang dan atau bertentangan dengan nilai-nilai agama Hindu (Bali) serta adat istiadat Bali. Ke-modern-annya dalam rangka meningkatkan kualitas hidup dan peradaban sebagai masyarakat yang berada di perkampungan dunia yang terbuka.

Bali Aman adalah Bali yang “ dabdab” teratur sekala niskala. Bali yang memiliki keseimbangan antara korelasi kebutuhan hubungan antar manusia dengan manusia lainnya, hubungan manusia dengan alam lingkungannya, serta hubungan manusia dengan Tuhan nya sejalan dengan konsep Tri Hita Karana. Bali yang aman adalah Bali yang terhindar dari ancaman intervensi virus-virus ideologi yang bertentangan dengan Tri Hita Karana seperti: terorisme, anarkhisme dan virus non traditional threat lainnya yang mewarnai jaman Kali.

Bali Damai adalah Bali yang diselimuti atmosfir kesejukan lahir bathin serta selalu dalam kondisi “tis” dan kondusif. Bali Damai adalah Bali yang menggambarkan adanya komunitas masyarakat Bali, baik di perkotaan maupun pelosok pedesaan yang kental dengan suasana “briyak-briyuk, pakedek pakenyem”. Hal tersebut sebagai indikator optimisme masyarakat dalam menatap masa depan yang menjanjikan.

Bali Sejahtera adalah Bali yang Sukerta Sekala Niskala, sebagai akumulasi diperolehnya kemajuan, keamanan, dan kedamaian.

 

MISI Bappeda Provinsi Bali

Untuk dapat mengantisipasi kondisi dan permasalahan yang ada serta memperhatikan tantangan ke depan dengan mempertimbangkan peluang yang dimiliki, untuk menuju Bali Mandara yaitu Bali yang Maju, Aman, Damai dan Sejahtera, maka rumusan Misi Provinsi Bali dalam pencapaian Visi Bali 2013 ditetapkan dalam 3 Misi.

Pertama: Mewujudkan Bali yang Berbudaya, Metaksu, Dinamis, Maju dan Modern

Tujuan:

Meningkatkan mutu pendidikan, kesehatan, IPTEK, peran perempuan, kelestarian budaya Bali, daya saing,  kecerdasan masyarakat dalam berpolitik dan pemerintahan yang bersih serta berwibawa

Kedua: Mewujudkan Bali yang Aman, Damai, Tertib, Harmonis, serta Bebas dari Berbagai Ancaman

Tujuan:

Mewujudkan pengaturan tata ruang, pelestarian lingkungan alam dan meningkatkan fungsi kawasan lindung, pengendalian dan pengaturan pertumbuhan serta persebaran penduduk, meningkatkan toleransi dan kerjasama antar umat beragama serta mewujudkan sistem keamanan yang berstandar internasional.

Ketiga: Mewujudkan Bali  yang Sejahtera dan Sukerta Lahir Bathin

Tujuan:

Meningkatkan daya beli masyarakat melalui pembangunan ekonomi kerakyatan yang tangguh, pengembangan industri kecil dan rumahtangga, serta industri pengolahan hasil (pertanian, kelautan dan perikanan), pembangunan bidang pertanian, kelautan, perikanan, dan pariwisata yang saling mendukung, serta pengembangan prasarana dan sarana publik.

 

PRIORITAS PEMBANGUNAN

Dalam melaksanakan pembangunan, Pemerintah Provinsi Bali telah menetapkan prioritas-prioritas pembangunan yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah ( RPJMD) Provinsi bali Tahun 2008 – 2013 dengan tetap mengacu pada Rencana Pembangunan jangka Menengah nasional 2009 – 2014. Dari sebanyak 11 prioritas utama pembangunan nasional dan 3 prioritas lainnya, ditetapkan prioritas pembangunan daerah bali sebanyak 8 prioritas, yang terdiri dari:

  1. Penanggulangan kemiskinan dan pengangguran
  2. Peningkatan akses dan mutu layanan pendidikan dan kesehatan
  3. Pemantapan ketahanan pangan
  4. Peningkatan daya saing pertanian, industri kecil, pariwisata, UMKM dan koperasi
  5. Peningkatan pengelolaan lingkungan hidup dan pelestarian budaya
  6. Peningkatan ketentraman dan ketertiban, pengelolaan bencana serta pengamanan

berstandar internasional

  1. Peningkatan Pembangunan infrastruktur wilayah
  2. Reformasi birokrasi dan tata kelola

Dengan menetapkan prioritas tersebut diharapkan akan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi (pro growth), yang mampu menciptakan lapangan kerja (pro job) yang pada gilirannya tentu mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengentaskan kemiskinan (pro poor) dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan (pro environment). Dengan menitikberatkan pada prioritas yang ada berbagai program telah dijalankan dalam pembangunan daerah Bali. Di sektor pertanian diluncurkan program Simantri, (Sistem Manajemen Pertanian Terintegrasi) dalam rangka mempercepat adopsi teknologi pertanian yang merupakan pengembangan model percontohan dalam rangka alih teknologi kepada masyarakat pedesaan. Untuk mengurangi beban ekonomi terutama bagi penduduk miskin, program yang ditempuh antara lain bedah rumah dan pemberian asuransi kesehatan yang dikenal dengan JKBM (Jaminan Kesehatan Bali mandara).

Di bidang pendidikan, kualitas pendikan dilakukan dengan meningkatkan standar pendidikan dan penerapan teknologi, informasi dan komunikasi baik pada jenjang pendidikan SD, SLTP maupun SLTA. Pada tahun 2011 jumlah sekolah berstandar internasional (SBI dan RSBI) sebanyak 7 SD, 11 SLTP dan 22 SLTA. Sementara jumlah sekolah yang sudah dilengkapi dengan saran TIK sebanyak 188 SD, 80 SLTP dan 122  SLTA.

Yang tidak kalah pentingnya dalam mendukung roda gerak pembangunan adalah pengembangan infrastruktur. Pengembangan infrastruktur tersebsar di tahun 2012 ini adalah perluasan bandara Internasional Ngurah Rai Bali, pembangunan under pass Simpang Dewa Ruci dan pembangunan jalan diatas perairan (JDP) yang menghubungkan Nusa Dua dan Benoa.

SIMAKRAMA 31/8/2013

Gubernur Hadiri Opening Ceremony Anzi Pasific Forum III Tahun 2013

BALI MANDARA

• Alamat Kantor:

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
JL. Cokorda Agung Tresna, Denpasar, Bali, 80235  Indonesia

email: info.bappeda@baliprov.go.id

Telp: +62 361 226974 (Hotline)